حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
جَاءَتْنِي بَرِيرَةُ فَقَالَتْ كَاتَبْتُ أَهْلِي عَلَى تِسْعِ أَوَاقٍ فِي كُلِّ عَامٍ أُوقِيَّةٌ فَأَعِينِينِي فَقَالَتْ إِنْ أَحَبُّوا أَنْ أَعُدَّهَا لَهُمْ وَيَكُونَ وَلَاؤُكِ لِي فَعَلْتُ فَذَهَبَتْ بَرِيرَةُ إِلَى أَهْلِهَا فَقَالَتْ لَهُمْ فَأَبَوْا عَلَيْهَا فَجَاءَتْ مِنْ عِنْدِهِمْ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسٌ فَقَالَتْ إِنِّي قَدْ عَرَضْتُ ذَلِكِ عَلَيْهِمْ فَأَبَوْا إِلَّا أَنْ يَكُونَ الْوَلَاءُ لَهُمْ فَسَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَتْ عَائِشَةُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ خُذِيهَا وَاشْتَرِطِي لَهُمْ الْوَلَاءَ فَإِنَّمَا الْوَلَاءُ لِمَنْ أَعْتَقَ فَفَعَلَتْ عَائِشَةُ ثُمَّ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي النَّاسِ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ مَا بَالُ رِجَالٍ يَشْتَرِطُونَ شُرُوطًا لَيْسَتْ فِي كِتَابِ اللَّهِ مَا كَانَ مِنْ شَرْطٍ لَيْسَ فِي كِتَابِ اللَّهِ فَهُوَ بَاطِلٌ وَإِنْ كَانَ مِائَةَ شَرْطٍ قَضَاءُ اللَّهِ أَحَقُّ وَشَرْطُ اللَّهِ أَوْثَقُ وَإِنَّمَا الْوَلَاءُ لِمَنْ أَعْتَقَ
2527. Telah bercerita kepada kami Isma'il telah bercerita kepada kami Malik dari Hisyam bin
'Urwah dari bapaknya dari 'Aisyah radliallahu 'anha berkata: "Barirah datang kepadaku
seraya berkata: "Aku telah menetapkan tebusan kepada Tuanku untuk kemerdekaan diriku
dengan sembilan Awaq, dimana aku harus membayar satu uqiyah dalam setiap tahunnya,
maka tolonglah aku". Aku berkata: "Jika tuanmu berkehendak aku akan bayar ketetapan
tersebut kepada mereka sedangkan perwalianmu menjadi hakku". Lalu aku penuhi.
Kemudian Barirah pergi menemui tuannya dan menyampaikannya kepada mereka namun
mereka menolaknya. Lalu dia datang setelah menemui mereka sementara Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam sedang duduk, seraya berkata: "Sungguh aku sudah menawarkan
hal itu kepada mereka namun mereka enggan menerimanya kecuali bila perwalian tetap
menjadi hak mereka". Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendengar hal ini lalu 'Aisyah
mengabarkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka Beliau berkata: "Ambillah dia
(Barirah) dan berikan syarat perwalian kepada tuannya bahwa perwalian seorang budak
adalah bagi yang memerdekakannya". Maka 'Aisyah radliallahu 'anha melaksanakan perintah
Beliau. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di hadapan manusia seraya
memuji Allah dan mengagungkan-Nya kemudian bersabda: "Bagaimana jadinya orang-orang
itu, mereka membuat persyaratan dengan syarat-syarat yang tidak ada pada Kitab Allah.Apapun bentuknya syarat yang tidak sesuai dengan Kitab Allah maka syarat itu batal
sekalipun seratus kali persyaratan. Ketetapan Allah lebih berhaq (untuk ditunaikan) dan
syarat (yang ditetapkan) Allah lebih kuat. Sesungguhnya perwalian (seorang budak) adalah
milik orang yang memerdekakannya".
0 Comments
Posting Komentar